Jangan Malu dan Takut Terlibat dalam Pelayanan Multimedia Gereja

Banyak orang sebenarnya rindu melayani di gereja, tetapi langsung merasa kecil ketika mendengar kata pelayanan multimedia. Ada yang takut karena merasa tidak jago teknologi, ada yang malu karena belum berpengalaman, dan ada juga yang berpikir pelayanan ini hanya untuk orang tertentu saja. Akhirnya, keinginan melayani berhenti sebelum benar-benar dimulai.

Pelayanan multimedia bukan tentang siapa yang paling ahli, tetapi tentang siapa yang mau dipakai Tuhan. Semua orang yang hari ini terlihat mahir mengoperasikan kamera, mengatur live streaming, atau mengedit video, pernah berada di fase belajar. Tidak ada yang langsung bisa. Kesetiaan dan kemauan untuk bertumbuh jauh lebih penting daripada skill yang sempurna.

Rasa takut salah adalah hal yang wajar. Namun gereja seharusnya menjadi tempat paling aman untuk belajar dan bertumbuh. Kesalahan dalam pelayanan bukan aib, melainkan bagian dari proses. Justru lewat proses itulah karakter, kerendahan hati, dan tanggung jawab dibentuk.

Pelayanan multimedia juga bukan sekadar pelengkap ibadah. Lewat layar, kamera, dan media sosial, firman Tuhan bisa menjangkau orang-orang yang tidak hadir secara fisik. Setiap gambar, video, dan suara yang dihasilkan dapat menjadi sarana berkat bagi banyak orang. Artinya, saat seseorang melayani di balik layar, ia sedang mengambil bagian nyata dalam pelayanan Injil.

Banyak orang merasa tidak layak karena tidak punya alat mahal atau kemampuan tinggi. Padahal Tuhan tidak menunggu kesempurnaan. Peralatan sederhana dan kemampuan dasar sudah cukup untuk memulai. Skill bisa diasah seiring waktu, tetapi hati yang mau belajar dan melayani tidak bisa digantikan oleh teknologi secanggih apa pun.

Gereja yang sehat adalah gereja yang mau membuka ruang bagi generasi baru untuk terlibat. Pelayanan multimedia tidak seharusnya bergantung pada satu atau dua orang saja. Ketika jemaat berani melangkah dan gereja mau membimbing, maka akan lahir tim yang kuat, saling mendukung, dan terus bertumbuh.

Jika hari ini masih ada rasa malu, takut, atau ragu, ingatlah bahwa Tuhan tidak memanggil orang yang sudah mampu, tetapi memampukan orang yang mau taat melangkah. Pelayanan multimedia menunggu orang-orang biasa yang bersedia melakukan hal sederhana dengan hati yang benar. Dan bisa jadi, orang itu adalah kamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Training Drills Top Eleven per Posisi

Tokopedia.com - Solusi Belanja Cepat dan Hemat untuk Kebutuhan Sehari-hari Anda

Mengapa Saya Memutuskan Tidak Menjadi Platinum Buyer di Tokopedia