Kemarin habis setup pelayanan, ada rekan kerja bilang, “Bro, tolong beli air putih Vit satu kardus ya.” Gas. Aku dikasih uang 100 ribu dari ibu gembala . Pergilah aku ke Alfamart , beli 1 karton air Vit, sekalian minta print invoice — biar rapi. Bayar. Terima kembalian. Aku lihat sekilas: ada 50 ribuan, 10 ribuan, dan receh. Kelihatan pas. Masuk kantong. Namanya juga cowok, asal kelihatan bener, lanjut. Balik ke gereja. Sampai sana, doa pekerja dulu , karena pelayanan sudah mepet. Habis doa, aku langsung inget satu hal: uang kembalian ini tanggung jawabku. Aku hitung ulang. Kok… gede ? Aku cek invoice. Tertulis kembalian 63.700 , dibuletin jadi 63.500 (biasa lah, donasi receh ala minimarket). Tapi pas aku keluarin uang dari kantong… ADA KELEBIHAN 5.000. Di titik ini aku benar-benar yakin: “Wah, jangan-jangan ada uang yang nyasar.” Tanpa drama dan tanpa nuduh siapa-siapa, aku balikin dulu uang dan nota ke ibu gembala . Habis itu aku balik...